Bikin Bangga, Siswa SMAN 5 Gowa Raih Juara I Olimpiade Liga Pelajar Indonesia

Bikin Bangga, Siswa SMAN 5 Gowa Raih Juara I Olimpiade Liga Pelajar Indonesia

FAJAR.CO.ID, GOWA — Di tengah pandemi covid-19, kabar bahagia yang datang dari pelajar asal Sulsel. Seorang siswa SMAN 5 Gowa berhasil menyabet juara satu tingkat nasional, di ajang Olimpiade Liga Pelajar Indonesia.

Namanya Mahdiyyah Mufadhdhal Ansar, berhasil mendapat juara satu tingkat nasional dengan nilai apresiasi tertinggi dalam lomba cepat tepat menjawab soal tingkat nasional yang diselenggarakan Club Olimpiade Indonesia yang turut bekerjasama dengan Universitas Sumatera Utara (USU).

Even tersebut diperuntukkan bagi siswa tingkat SMA/sederajat dan diikuti berbagai sekolah dari seluruh Indonesia.

Menurut Mahdiyyah, ajang ini sudah diadakan 13 kali, dengan memperlombakan mata pelajaran kimia, fisika, biologi, bahasa Indonesia, geografi sejarah, matematika dan lainnya yang dilaksanakan serentak secara daring.

“Alhamdulillah saya bersyukur bisa diberi kesempatan meraih prestasi peringkat satu nasional. saya senang bisa mendapat itu semua, saya bersyukur kepada Allah swt. Saya juga senang bisa membanggakan dan membahagiakan orang-orang di sekitar saya, walaupun dalam kondisi yang bisa dibilang kurang memungkinkan untuk meraih sebuah prestasi di masa sulit ini,”ujarnya, Senin (18/5/2020).

“Sebetulnya saya ragu karena mengingat saya mengambil jurusan Ipa di sekolah jadi otomatis fokus saya ke bidang sains, apalagi saya juga mengikuti kelompok belajar kimia di sekolah. Tapi dari dulu memang saya menyukai hal-hal yang berbau ilmu pengetahuan sosial seputar dunia, apalagi tentang sejarah,” tambahnya

“Niat saya awalnya untuk mengikuti lomba ini karena memang tidak memiliki kesibukan di rumah selain belajar daring di sekolah. Jadi saya pergunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya agar kelak ilmu saya ini dapat berguna untuk orang lain apalagi untuk bangsa ini,” imbuhnya.

Mahdiyyah termotivasi setelah melihat teman angkatannya ada yang lolos ke tingkat nasional pada bidang kebumian. “Saya juga percaya bahwa memang manusia itu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing tinggal bagaimana cara kita bisa memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya,” jelasnya.

Sementara itu, Udin Wahyudin, guru sejarah sekaligus Wali kelas Mahdiyyah di SMAN 5 Gowa mengakui kepintaran anak didiknya tersebut.

”Anaknya memang cerdas. Orangnya juga rajin sekali belajar dan kerja tugas. Selain proaktif di kelas dia juga terbilang siswa yang produktif. Dari kelas sepuluh memang dia masuk peringkat 5 umum di sekolah. Ini saja lombanya nanti dia juara baru saya tahu,” ujar Wahyudin.

Pengakuan gurunya tersebut tidaklah berlebihan. Karena prestasi memang telah diukir oleh Mahdiyyah yang juga pernah dinobatkan sebagai Penulis Terbaik ketiga antologi cerpen anlitera publisher se-Indonesia.

Sumber: Fajar.co.id

Leave a Reply