Sosok Bersahaja Bilal Dwi Anugrah Peraih Nilai Tertinggi UN 2019 Jurusan MIPA di Sulawesi Selatan

Sosok Bersahaja Bilal Dwi Anugrah Peraih Nilai Tertinggi UN 2019 Jurusan MIPA di Sulawesi Selatan

INFO PELAJAR. Alhamdulillah itulah kata yang pertama terlontar dari Bilal Dwi Anugrah setelah mengetahui dirinya sebagai peraih nilai tertinggi Ujian Nasional (UN) Peminatan MIPA Tahun 2019 di Sulawesi Selatan. Jumlah perolehan nilainya untuk empat mata pelajaran 390. Pelajar SMAN 5 Gowa (eks SMAN 2 Tinggimoncong Malino) awalnya tidak menyangka bisa dapat nilai seperti itu, apalagi sampai tertinggi di Sulsel, saya sangat bangga dengan prestasi itu, saya sangat bersyukur kepada Allah SWT karena semua atas karunia-Nya. Itu juga tidak lepas dari dorongan dan dukungan kedua orang tua, bapak/ibu guru, teman-teman angkatan, dan teman kamar di asrama katanya.

Putra kelahiran Maros 28 April 2002 ini setelah menamatkan jenjang lanjutan pertama di SMPN 2 Unggulan Maros memilih melanjutkan SMAnya di sekolah berasrama yaitu SMAN 5 Gowa dengan pertimbangan bahwa sekolah ini termasuk SMA Andalan di Sulawesi Selatan dan merupakan salah satu sekolah terbaik di Sulsel, juga telah banyak menorehkan prestasi baik skala provinsi, nasional, maupun internasional. Selain itu SMAN 5 Gowa tidak hanya mendidik siswanya agar unggul dalam prestasi, tapi juga unggul dalam akhlak, melalui pendidikan yang diberikan di asrama, sehingga bisa mencetak generasi-generasi penerus yang unggul dalam iptek dan imtaq. Sebagai sekolah yang berasrama yang letaknya jauh dari hiruk pikuk kota mendukung siswa bisa lebih tenang untuk belajar dan penanaman nilai-nilai kedisiplinan serta kemandirian.

Anak kedua dari lima bersaudara ini sangat aktif di ekskul olimpiade di sekolahnya bahkan putra pasangan Doris Hadiana dan Ratna sebagai ketua organisasi Smudama Science Club, yakni wadah bagi siswa siswi untuk mengembangkan bakat dan minatnya di bidang olimpiade. Ekskul ini pulalah yang mengantarkan Bilal yang fokusnya di olimpiade bidang kimia meraih juara di berbagai lomba-lomba kimia yang diadakan berbagai universitas, seperti UNM, UNHAS, UI, UGM, ITB, ITS, dll. Dan prestasi yang paling membanggakan setelah Bilal meraih medali perunggu di ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) tahun 2018 bidang kimia di Padang Sumatera Barat, walaupun setahun sebelumnya juga ikut OSN tahun 2017 di Pekanbaru Riau namun belum berhasil meraih medali. Perlu diketahui bahwa OSN ini adalah paling bergengsi bagi pelajar di Indonesia mulai dari SD sampai SMA yang seleksinya secara berjenjang mulai dari tingkat kabupaten, tingkat provinsi, tingkat nasional dan tingkat internasional.
Pelajar yang menjadikan coto sebagai makanan favoritnya merasa sangat senang dan terharu melihat tatapan orang tuanya, ketika orang tuanya tahu kalo putranya peraih UN tertinggi di Sulsel. Bahagia bisa membanggakan kedua orang tua, bapak ibu guru, teman-teman semuanya, karena saya sendiri merasa heran bisa memperoleh nilai melampaui target yang saya tetapkan katanya. Mengenai cara belajar, Bilal mengungkapkan resep belajarnya yang lebih mementingkan kualitas dari pada kuantitas, maksudnya lebih baik saya belajar tidak terlalu lama asalkan fokus dan berkualitas, dibanding belajar lama-lama tapi yang masuk hanya sedikit. Untuk persiapan UN, dia yakin bisa dapat 100 di mapel kimia karena merasa sudah terbiasa kerjakan soal-soal yang lebih sulit setingkat olimpiade, jadi sudah yakin bisa kerja soal setingkat UN, sedangkan untuk mapel matematika, bahasa indonesia dan bahasa inggris sudah mulai latihan soal-soal setingkat UN dan SBMPTN sejak libur semester 1.

Pria berkacamata ini memiliki hobby membaca untuk mengisi waktu kosongnya baik buku bacaan umum, buku pelajaran, sosial media, artikel, dsb. Setelah menyelesaikan pendidikan di SMAN 5 Gowa, Bilal tetap akan jauh dari orang tua karena akan melanjutkan pendidikan di Jawa, yang telah dinyatakan lulus di Institut Teknologi Bandung Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan melalui jalur SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri). Selamat buat Bilal Dwi Anugrah sebagai generasi milineal Indonesia yang berprestasi. (ps)

Sumber

Leave a Reply